Tahun yang Lebih dari Sekedar Setahun Januari 1, 2009
Posted by jusak in opini.add a comment
Tahun 2009 ini luar biasa artinya buat saya. Nggak hanya hitungan hari yang jumlahnya setahun, tapi lebih dari itu, menjadi suatu penanda yang akan terus terlihat walau dari tahun jauh di depan. Karena tahun ini tahun pertama sesudah mengalami ngerinya sakit Lupus, dan berhasil selamat tanpa harus menginap di rumah sakit sehari pun. Karena rasa syukur yang luar biasa pula membuat setiap hari lebih dari sekedar hitungan hari, tetapi suatu tempat yang bisa diisi kenangan dan dijelajahi kembali kemudian. Itu sebabnya tahun ini jadi lebih dari sekedar hitungan buat saya.
Tambah Cantik Tanpa Operasi Plastik Desember 19, 2008
Posted by jusak in happy, samoyed.add a comment
Sesudah menikmati sarapan pagi ini, kami tertarik sama iklan di koran lokal Bandung, tentang salon anjing di PVJ. Kayaknya nggak cuman kami aja yang berhak menikmati liburan ini, tapi tentunya Snowy pingin merasakan enaknya dimanjakan di salon. (lagi…)
Pagi di Puri Setiabudhi Desember 19, 2008
Posted by jusak in Uncategorized.add a comment
Enaknya menghabiskan sarapan, sambil menikmati pemandangan langit yang baru bisa dirasakan di Puri Setiabudhi pagi ini. Rencananya hari ini kita akan ke Paris Van Java, mencoba salon Pet & Co buat Snowy dan mampir sebentar ke FO.
Sambil ngobrol ringan membicarakan rencana liburan hari ini, pemandangan yang indah tersaji di depan mata. Langit yang biru, taman yang asri dan Snowy yang asik bermain di halaman sungguh hidangan yang lezat buat hati.
Bener-bener cara bener memulai hari ini.
Yuk, Makan Iga si Jangkung! Desember 18, 2008
Posted by jusak in wisata kuliner.add a comment
Buat yang belum pernah, judul ini terdengar serem, makan iganya Si Jangkung! Padahal Si Jangkung adalah pemilik warung makan di jalan Cipaganti dan iga yang dimaksud adalah iga kambing bakar yang dimasak dengan saus kweni.
Tapi hati-hati, sekali mencicipi, kelezatan iga bakarnya yang disajikan mengepul panas bakal menghantui terus lidah Anda.
Apalagi cara menghidangkannya yang unik ini tidak berubah sejak kami mampir pertama kali. Masih dihidangkan di atas kuali, dengan pinggan batu di bawahnya dan diantarkan dalam keadaan masih mendesis mendidih. Dalam hati cukup was-was juga saat si pramusaji menaruhnya di hadapan kita, soalnya kalau miring, tumpah atau menetes ke pangkuan kita, wadaaauw, bisa dibayangkan panasnya.
Makanya, kalau suatu saat lewat daerah sini, jangan lupa mampir ke Iga Si Jangkung. Mau nambah kayak saya boleh kok. Kayaknya Si Jangkung punya iga cukup banyak deh buat dinikmati semua orang
.
CiWalk, Kok Jadi Gini? Desember 18, 2008
Posted by jusak in happy, opini.add a comment
Sampai di Bandung sore hari, kami langsung disambut kemacetan khas Bandung. Terutama karena kami sampai di sore hari bersamaan dengan saat orang-orang pulang kantor. Tentu macet di hari biasa begini lebih ringan dibanding macet nanti di hari Minggu di mana mobil-mobil berplat B, termasuk Liviku menjejali jalan-jalan di Bandung (lagi…)
Bandung Again; Here We Come Desember 18, 2008
Posted by jusak in happy.add a comment
Manfaatin liburan akhir tahun, kami sekeluarga jalan-jalan lagi ke Bandung. Bedanya kali ini istriku bukan dalam rangka tugasnya sehingga kita bisa bener-bener jalan-jalan seharian.
Itu sebabnya kita bisa ke De Ranch, air terjun Maribaya dan sempet nganter Snowy nyalon di Paris Van Java. Sempet juga ngulangin wisata kuliner ke tempat-tempat yang kemaren dah pernah dikunjungin.
Yang nggak disangka, ternyata liburan 4 hari pun serasa masih kurang. Atau memang nggak akan ada puasnya kalo jalan-jalan ke Bandung?
Bubur Ayam Istimewa Istana Cipanas Desember 9, 2008
Posted by jusak in happy, wisata kuliner.add a comment
Hari ini bela-belain sarapan ke Cipanas, karena denger-denger konon bubur ayam di depan istana Cipanas maknyuss rasanya. Akhirnya berangkatlah kita ke Puncak jam 6 pagi. Perjalanan lancar sekali dan karena tanjakan nggak terlalu curam
jam 7 pagi semangkuk bubur ayam panas lengkap dengan ati ampela sudah terhidang di depan mata.
Ternyata rasa bubur ayam ini terbukti maknyuss. Bukan cuman buburnya yang sesuai selera, tapi juga kelezatan tambahan-tambahannya, ya ati, ya ampela, ya pepes usus ayamnya. (lagi…)
Punya Malaikat Kok Dipatahin Sayapnya? Nopember 7, 2008
Posted by jusak in opini.1 comment so far
Suka heran pada suami yang meminta istrinya berhenti bekerja setelah menikah. Tidakkah mereka tahu bahwa pekerjaan istri mereka seperti sayap pada malaikat? Bahwa saat sayap kita patah, istri kita lah yang harus menggendong dan mengangkat kita terbang dengan sayapnya? Dan kalau sayapnya sudah kita patahkan saat menikah, apa yang akan terjadi saat kita dihadapkan pada cobaan? (lagi…)