jump to navigation

Iga Si Jangkung 2 Februari 16, 2008

Posted by jusak in wisata kuliner.
Tags: , , , , , ,
add a comment

Akhirnya keturutan juga kebagian kursi di warung Mang Jangkung. Kesan pertama, menunya pasti enak, karena orang rela berdesak-desakan, duduk deket-deketan saling sikut menyikut, dengan resiko kesundut kuali panas tempat menghidangkan iga bakar.

Setelah pesan iga kambing bakar, dan menunggu lumayan lama, akhirnya pesanan pun datang. Dihidangkan di dalam piring tanah yang panas berasap, dengan tulang iga kambing yang munjung keluar dari piringnya. Pantas aja lama, kelihatannya manggangnya lengkap dengan piring dan bumbunya sekaligus. Soalnya asap yang keluar nggak cuma dari iga panggangnya tapi juga dari piringnya sih.

Tongseng panggang! Itu kesan pertama saya mencicipi hidangan unik ini. Soalnya rasa dagingnya manis kayak sate, tapi kecap dan bumbunya yang gurih pedas seperti tongseng. Selain daging yang empuk dan gampang nyoplok, saya juga seneng dengan gajih transparan yang ada di sana sini dan masih mendesis-desis. Di dasar piring keliatan potogan kasar rempah dan bumbu yang digunakan, bercampur dengan kuah kental yang pekat lezat.

Yang jelas, saya terkesan banget. Dan lain kali ke sini, udah pasti mampir lagi!

Celeng Tangkuban Perahu Februari 16, 2008

Posted by jusak in happy.
Tags: , , , , , , ,
1 comment so far

tangkuban.jpg

Bosen, tiap ke Bandung pasti ke Tangkuban Perahu. Tapi ternyata, nggak kali ini. Selain cuaca hujan gerimis yang bikin suasana dingin dingin empuk, kali ini kita parkir persis di pinggir kawah. Istriku markirin mundur mobilnya sedeket mungkin dengan kawah, supaya aku bisa menikmati kawah dari bagasi. 

Sambil nikmatin kedelai rebus yang manis-manis gurih, aku ngobrol dengan pedagang sana tentang celeng. Ternyata di hutan sekitar kawah masih banyak celeng dan rusa. Mereka seneng berburu rame-rame kalo lagi iseng. Dengan anjing-anjing kampung yang mereka pelihara, mereka bisa mengejar dan mendapat celeng, yang kemudian dijual ke kebon binatang. 

Snowy anjing setiaku ikut asik mendengarkan, entah tertarik dengan celengnya, apa tertarik denger banyak anjing kampung yang ganteng-ganteng.

Tok tok tok Strawberry Februari 16, 2008

Posted by jusak in wisata kuliner.
Tags: , , , , , ,
2 comments

rmh-strbry.jpg

Itu yang pertama kepikir waktu kita mau ke Rumah Strawberry. Tok tok tok, lalu strawberrynya keluar. Segar, habis mandi, masih pake anduk. Atau seperti pemikirannya Yanti, doggysitter kami, paling nggak rumahnya berbentuk strawberry dan kami masuk ke dalamnya. Eh, tapi ternyata semua salah. Rumah Strawberry itu kebun strawberry di kawasan Lembang yang ditata dengan taman yang apik dan lapang luas yang hijau, enak untuk berwisata dengan keluarga,

Di sono ada banyak tempat duduk bersantai di bawah naungan payung atau saung yang asri. Kebetulan kita sengaja pilih tempat di dekat tempat parkir, mengingat aku masih belum bisa jalan terlalu jauh. Tapi biar deket tempat parkir jangan dikira tempatnya nggak asri. Tempatnya tuh teduh, dengan kolam cetek yang pinggirannya penuh pohon keladi dan semak indah lainnya. Bunga warna ungu goyang-goyang kegirangan di pinggir lapangan.

Karena kebetulan udah jam makan siang, pesen deh nasi timbel dan mujaer goreng. Kita sih nggak berharap banyak, karena di sini kan yang istimewa strawberrynya. 

rumah-stbry.jpg

Tapi surprisingly, ternyata rasanya enak banget. Nasinya dihidangkan masih hangat di kuali tempat masaknya, dan kelengkapan timbelnya; ayam, tempe dan tahu goreng, semua digoreng renyah, dengan bumbu yang tipis sehingga enak banget pas dicocol ke sambel. Sayang saya nggak boleh makan cabe, sehingga cuma nyocol sedikit buat nikmatin rasanya.

Buat hidangan penutup kita pesen buah strawberry fresh yang dilengkapi celupan berupa susu coklat kental. Biarpun kenyang, tetep habis nggak bersisa.

Habis itu istriku dengan ditemani Yanti naik ke atas untuk metik strawberry. Sayang harus naik bukit, sehingga aku nggak bisa ikut ngrasain metik. Untung bulan lalu udah ngrasain metik strawberry di Cibodas.

Kata istriku sih metiknya enakan yang di Cibodas, entah beneran atau cuma menghibur aku aja