jump to navigation

Kunjungan Pelangi Maret 30, 2008

Posted by jusak in happy.
Tags: , ,
trackback

Sore ini, selagi duduk menikmati taman, kita dikunjungi lagi oleh pelangi yang indah. Membusur dari ujung ke ujung tanpa putus. Jadi inget, sesudah kunjungan pelangi yang sama tahun lalu, sebulan kemudian saya terkena Lupus. Mudah-mudahan kunjungan kali ini menandakan sebaliknya, berakhirnya Lupus saya. Seperti lagu

Habis hujan tampak pelangi   

Bagai janji yang teguh

di balik duka menanti

Pelangi kasih Yesusku 

Komentar»

1. Bhaka - Oktober 9, 2008

Tulisannya sederhana tapi menyentuh, indah :) teruskan sobat, tulisanmu embun bagi dahaga :)

2. Bhaka - Oktober 9, 2008

Jusak boleh nga blognya g tulis di blog g, sebagai blog yg g suka, en tulisan jusak beberapa g cuplik, tp g tulis nama jusak sebagai penulisnya, sementara g save di draft, kalau dapat ijin, ntar g post , thx ya…
GBU

3. Bhaka - Oktober 9, 2008

Ato klo nga g kasih link tulisan g ini , en g publish, ntar klo Jusak nga setuju, akan langsung g delete, so Jusak tahu isi dari tulisan di blog g bagaimana ? geto aja ya

4. jusak - Oktober 10, 2008

Siapa pun boleh mengutip isi dari blog ini, asalkan bukan untuk kepentingan komersial dan dituliskan sumbernya.

5. Bhaka - Oktober 10, 2008

Seep, ditulis sumbernya, ditulis linknya, nga ada niat komersial sama sekali, semua cuma untuk berbagi cerita, biar bisa dinikmati sebanyak mungkin orang, maaf jadi malu neh, kirain penulis blognya sebaya main sok sksd aja huhuuu jadi malu saiya Pak :P

6. MARKUS WIDJAYA - Oktober 31, 2008

Syaloom Pak…

Saya berasal dari kalimantan timur.
Saya berusaha mencari2 tahu tentang pengobatan LUPUS karena diketahui suami saya ternyata terindikasi pengidap penyakit LUPUS.

Penyakit ini diketahui setelah melaui test darah yang diusulkan oleh pihak RS untuk dikirim ke jakarta.
Kepada Bapak kami mohonkan informasinya :
1. Apakah ciri2 seorang pengidap LUPUS, mengalami bicara yang ngelantur dan linglung? dia susah untuk menggungkapkan Sesuatu? Gelisah dan Susah untuk Tidur, Batuk yang tak henti – henti?
2. Untuk Bapak ketahui LUPUS pada suami saya mempunyai ciri2 sebagaimana point 1 diatas. Jika demikian, termasuk Jenis LUPUS apakah untuk suami saya ini?
3. Dan dengan rasa kerendahan hati, kami mohon kepada Bapak agar berkenan memberikan resep obat yang bisa memulihkan keadaan suami saya kembali.

Besar Harapan kami sekeluarga supaya Bapak bisa berkenan membantu kami, mengingat anak – anak kami yang masih kecil – kecil dan butuh kasih sayang orang tuanya.

Demikian Pak, atas segala bantuan dan amal Bapak sekiranya bisa memulihkan keadaan ini.

Terima kasih.

Susilawati.
Hp. 081258XXXXX
Mxxx_X@telkom.net
( kirim email hal ini ke Markus Widjaya adik saya )

7. jusak - Oktober 31, 2008

Untuk mendiagnosa Lupus, biasanya yang dites antara lain C3-C4, AntiDSDNA dan AntiNukcear. Kalau dengan melihat hasil lab tersebut positif, memang harus segera dibawa ke dokter ahli Lupus.

Karena Lupus ini berpengaruh pada selaput tubuh, maka banyak organ penting yang bisa mengalami radang, termasuk otak. Antara lain memang menjadi pelupa.

Di masa lalu, penyakit ini bisa membawa kematian, karena dokter tidak bisa menemukan sumber penyebabnya. Bisa merajalela ke otak, jantung, paru-paru dan lain-lain. Namun saat ini, Lupus sudah bisa ditangani dan tidak sefatal di masa lalu. Yang penting Lupusnya bisa dikendalikan sehingga pasien mengalami masa remisi.

Karena itu sebaiknya suami Ibu segera dibawa ke dokter yang mengerti Lupus, bisa ke ahli darah (hematologi), ahli selaput sendi (rheumatology) atau ahli immunologi.

Biasanya kalau flare sudah berlalu, suami Ibu bisa beraktifitas kembali, tentunya dengan mengubah cara hidup, antara lain tidak boleh kecapekan, tidak boleh kena sinar matahari, dan tidak boleh terkena infeksi. Karena semua itu bisa memicu kumatnya kembali Lupus. Kalau Ibu mau, bisa lihat blog satu saya yang satu lagi, yang khusus membahas Lupus. Alamatnya http://otoimun.wordpress.com .

Mudah-mudahan suaminya cepat sembuh ya Bu.